Sabtu, 28 Juni 2014

Meditasi tenang [MT]

Percayalah bahwa meditasi tenang [spiritual growth]  adalah anugerah Tuhan yang dapat diakses oleh siapa saja dan dimana saja.  Ia begitu mudah, simple dan sederhana.  

Meditasi, bisa dianggap satu sarana untuk pertumbuhan spiritual yang luar biasa tak terbatas, beautiful, tremendous, unlimited, fascinating, fantastic untuk mengasah  "life wisdom" menuju life peace and happiness.   

"Meditasi tenang itu membuka, mengungkapkan dan menormalkan jalan hidup kita kepada terang. Ia sebuah kekayaan keindahan yang tak terhingga." 

Ada guru yang mengatakan meditasi adalah  "a journey without goal."  Sebuah perjalanan mengembara terbuka yang mengesankan dan mencerahkan menuju terang hidup.    

Meditasi tenang itu membangun diri untuk sebuah pengalaman, refleksi diri saat ini dan  menjangkau sebuah kesempurnaan ke depan, tapi tak pernah akan sempurna.  Perjalanan menjadi sempurna memang selalu tak terbatas. 

"Bagi yang senang bunga,  meditasi tenang seperti memelihara bunga indah di dalam rumah. Bunga selalu indah dan segar jika diberi pupuk, dijemur di bawah matahari dan disiram setiap saat."
"Diam, dalam dan tenang,  intisari dari meditasi tenang." 

Ia bergerak bagai angin mencari jendela kesempurnaan.   Ia  bebas terbang kemana saja [tanpa konsep ini, tanpa konsep itu, tanpa batasan-batasan dan rambu-rambu].   Perjalanan itu begitu "luasnya" tak berbatas, sampai kita tak bisa mengenali mana yang awal dan mana yang terakhir.  Kita hanya "merasakan" kehadiran dan keagungan Tuhan. Semuanya memang Tuhan.  Bahkan kita tetap tak bisa melihat Tuhan, karena Ia diluar kemampuan dari meditasi dan dari manusia sebagai ciptaan.       
 
Sudah banyak hasil penelitian tentang meditasi, khususnya teknik Transcedental meditation [TM] di Amerika di bidang kedokteran dan psikologi.  
Meditasi tenang adalah bagian integratif dari proses mencapai Work & Life "happinnes" Balance [WLB].


"Meditasi, masa tenang jalan untuk pencerahan universal."
  Beberapa "key points" [intisari / ringkasan] dari meditasi pada umumnya yang ramai diperbincangkan orang Indonesia, namun jangan sampai point-point ini membelenggu pengertian dan pengalaman Anda sendiri, sbb:





1.   Tujuan meditasi
Merasakan damai, ketenangan dan penyembuhan dari dalam diri saat ini [present moment].  Posisi pikiran saat meditasi adalah pada space/ gap [jarak] antara pikiran-pikiran. Posisi ini saya sebut sebagai titik meditasi atau titik tenang.  Di tengah proses berfikir itulah pikiran beristirahat.  Saat istirahat itu tubuh merasakan kedamaian, ketenangan dan penyembuhan alami.  Meditasi adalah latihan pikiran dan spiritual universal, bukan agama, non-sektarian, sama sekali bukan ritual.

Dengan meditasi, manusia memiliki wisdom.   Meditasi menyederhanakan kerumitan, bukan sebaliknya.   Meditasi membebaskan yang terikat dan menerangi yang gelap.   Ia menjadi kuat ketika lemah, menjadi lemah ketika kuat.  Meditasi mendamaikan yang terhilang/ tersembunyi dan mengisi yang hampa.
Meditasi benar-benar membuat orang dapat menata ulang kehidupannya agar utuh dan fokus.

Manfaat meditasi tenang
a.  meningkatkan ketenangan, kedamaian dan keseimbangan hidup dan kerja
b.  menurunkan stress level
c.  mengurangi kekhawatiran, kegelisahan, kecemasan dan ketakutan
d.  memperbaiki sikap dan karakter dalam hidup 
e.  meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit


 
2.  Mekanisme meditasi
Meditasi berarti "mengistirahatkan" pikiran saat ini di moment ini [to meditate is to take a rest or a break at present moment, the now] yang terbang kesana-kemari seperti burung, menjadi pikiran yang diam tenang seperti pepohonan.   Istirahat?  Benar-benar masuk ke dalam pikiran tenang, dengan tidak berusaha untuk berfikir sama sekali [effortless], diam saja dan relaks penuh.  Tubuh yang tenang-diam akan membantu otak menjadi tenang-diam, begitu pula sebaliknya. Ketika semuanya tenang-diam, mekanisme tubuh bekerja jauh lebih baik.   Kerja, pengambilan keputusan, analisa dan ketenangan semakin baik tentunya.  Meditasi tidak pergi ke belakang atau ke depan, ia berhenti disini, sekarang. Meditasi juga tidak meramalkan masa depan [the power of now]. 

Note: intention hari ini yang menciptakan realitas nanti [the power of intention].   

Dengan  "memejamkan" mata, tubuh meminta pikiran untuk istirahat, bukan berhenti bekerja atau stop berfikir.  Selama meditasi, pikiran akan terus bekerja, bergerak bebas. Karena tubuh diam tenang, pergerakannya menjadi melambat.   Jika sedang berbahagia berhentilah sejenak, jika sedang bersedih berhentilah sejenak.  Ia membiarkan segala hal yang terjadi untuk lewat, tidak menangkapnya, melainkan mengamatinya.  Sambil berusaha melepaskan [let it go] semua hal yang melekat. Ia juga melepaskan [menyembuhkan/ memulihkan] genggaman kegelapan, seperti keterikatan dengan narkoba, kriminal umum,  sex bebas, pikiran jahat, penipuan, korupsi, persekongkolan, rencana jahat, kejahatan lain, dst.   Ia juga menyerahkan total sempurna segala persoalan hidup agar merasakan "peaceful state of mind."

Ia berdiam diri sejenak [quiet mind], hanya "mengistirahatkan" [mind resting] pikiran dalam kekinian, termasuk istirahat  dari "sampah" kehidupan: ketakutan, kekhawatiran, kegelisahan.
Istirahat meditasi memungkinkan pikiran berada pada gelombang gamma yang  tenang seperti saat orang tertawa lucu.  Saat orang tertawa, otak akan berada pada gelombang gamma tingkat tinggi seperti yang diproduksi selama meditasi.  Demikian hasil penelitian yang dipimpin Lee Berk, guru besar di School of Allied Health Professions dan School of Medicine, Loma Linda University, California, Amerika Serikat. See more at: http://health.liputan6.com/read/2043420/ini-dia-cara-meditasi-yang-menyenangkan#sthash.ZkcbiIj5.dpuf.   Meditasi menyehatkan, tawa juga menyehatkan. 
Saat orang tertawa, otak akan berada pada gelombang gamma tingkat tinggi seperti yang diproduksi selama meditasi. Demikian hasil penelitian yang dipimpin Lee Berk, guru besar di School of Allied Health Professions dan School of Medicine, Loma Linda University, California, Amerika Serikat. - See more at: http://health.liputan6.com/read/2043420/ini-dia-cara-meditasi-yang-menyenangkan#sthash.ZkcbiIj5.dpuf
Saat orang tertawa, otak akan berada pada gelombang gamma tingkat tinggi seperti yang diproduksi selama meditasi. Demikian hasil penelitian yang dipimpin Lee Berk, guru besar di School of Allied Health Professions dan School of Medicine, Loma Linda University, California, Amerika Serikat. - See more at: http://health.liputan6.com/read/2043420/ini-dia-cara-meditasi-yang-menyenangkan#sthash.ZkcbiIj5.dpuf
Saat orang tertawa, otak akan berada pada gelombang gamma tingkat tinggi seperti yang diproduksi selama meditasi. Demikian hasil penelitian yang dipimpin Lee Berk, guru besar di School of Allied Health Professions dan School of Medicine, Loma Linda University, California, Amerika Serikat. - See more at: http://health.liputan6.com/read/2043420/ini-dia-cara-meditasi-yang-menyenangkan#sthash.ZkcbiIj5.dpuf

Meditasi,  "membebaskan"  diri kita dari aktifitas berfikir [silence, pure mind].  Keadaan yang  "netral long-silent moment," setenang pepohonan, selembut daun, sebiru langit dan sedamai alam semesta. Ia menyeimbangkan kerja dan kehidupan.  Gangguan pertama meditasi adalah kekotoran pikiran. Gangguan kedua adalah kekotoran badani. 


3.   Relaksasi pikiran dan spiritual
Meditasi adalah relaksasi pikiran dan spiritual ketika tubuh diam tenang [silent stillness], menyaksikan saja [observing] apa saja yang terjadi di pikiran, gejolak tubuh dan sensasi spiritualnya.  Ia diam seperti pohon memandangi burung-burung, diam seperti langit memandangi awan yang bergerak [awan hitam dan awan putih], tidak basah diatas air dan tidak kotor diatas lumpur [vipashana, pandangan terang, purified].  Contoh: tidak menjadi stress yang menyesakkan dan menekan didalam kehidupan, tidak menderita didalam ujian, tidak mengeluh didalam musibah, tidak menyalahkan didalam kesalahan, tidak marah didalam kekecewaan, tidak terluka didalam hubungan, tidak menghakimi didalam perbedaan.  Rohaninya "relaks," netral, diam, tenang bukan hanya raganya.


4.   Titik meditasi atau titik tenang
Meditasi, melihat dan merasakan gerak pikiran sendiri, "bukan" berfikir [effortless, tanpa usaha apa-apa], bukan mengosongkan pikiran, karena pikiran tak bisa dikosongkan.  Ia terus bekerja seperti mesin otomatis. 
Pikiran dan tubuh bisa beristirahat ketika bermeditasi.  Meditasi dilakukan sampai menemukan "titik meditasi," atau "titik tenang."  Waktunya tidak terlalu lama, 1-2 menit biasanya sudah bisa.    Di titik meditasi ini, kita mesakan "istirahat" penuh, diam penuh dan tenang penuh. Dalam keadaan inilah, rasa tenang, rasa damai dan keseimbangan bekerja sangat baik. Selesai meditasi tenang, kita biasanya merasakan kelegaan [merasa ringan], kepuasan, ketenangan dan kennyamanan yang luar biasa. Momen ini menjadi tak terlupakan dan bisa diulang kembali saat meditasi lagi. 

Tanda-tanda: kita melihat berbagai warna-warni dari pikiran, bentuk-bentuk yang berubah sesuai gerak pikiran sendiri.   Ia  mengangkat, memberikan berbagai "sensasi" seolah tidak merasakan apa-apa, tidak berada dimana-mana atau berada di suatu tempat sunyi,  sebebas pikiran bergerak dan setenang kita mengamati saja.  

Ketika mata dibuka, meditasi berhenti, karena tubuh dan mata meminta pikiran bekerja normal kembali [ingin ini - ingin itu, ingin melakukan ini - ingin melakukan itu, ingin pergi kesini - pergi kesana dst dst].    
Setelah meditasi tenang, Anda bisa melakukan aktifitas rutin kembali seperti biasa. 


5.   Sadar penuh
Meditasi berbeda dengan tidur.  Tidur berarti tubuh dan pikiran istirahat total relatif lama [dalam jam].  Meditasi, tubuh dan pikiran "istirahat" sementara waktu [dalam menit maksimum dalam jam].    Saat itu kita mengalami kenikmatan diam yang tenang, tidak melamun, bukan tidur, sadar penuh dan indera bekerja penuh.  Ia hanya nikmat menjadi tenang, hanya damai menjadi tenang, hanya sunyi menjadi tenang. Jika tiba-tiba "tertidur" saat meditasi itu adalah alamiah sekali. Istirahatkan tubuh, lanjutkan tidur sampai semua proses "stress release" [detoksifikasi pikiran] selesai dan bukalah mata kembali.  Lalu cukupkan tidur di malam hari. Proses detoks [relaksasi pikiran] akan dilanjutkan malam harinya.   


6.    Masuk kedalam arena kesadaran
Meditasi,  "masuk" ke dalam diri kita, semakin dalam, semakin masuk ke alam kesadaran diri. Ia  "keluar" dari bungkus-bungkus dan kemasan material / benda-benda.  Di saat titik meditasi atau titik tenang itulah, kesadaran spiritual bekerja penuh. Ia tidak memikirkan benda-benda, ruang dan waktu.  


7.   Bertemu Tuhan
Meditasi,  memiliki "daya-jangkau" spiritual luar biasa untuk bertemu dengan keagungan Tuhan dan Tuhan. Meditasi menolong manusia memasuki area misterinya Tuhan yang "tak" terselami dengan pikiran.   Didalamnya kita terhubung langsung [berkomunikasi] dengan doa-doa spiritual dan pujian spiritual kepada Tuhan [the Divine, the Almighty].  Guru yang lain  menyebutkan "mantra" seperti: love, peace, fullfillment, joy, happiness dst.  Ada banyak syukur dilantunkan, ada banyak penerimaan diterima.  Semua hal adalah kebaikan [hadiah, berkat, karunia bukan tragedi dan bukan petaka].  Meditasi, mendewasakan rohani.  Ujian untuk diterima dengan senyuman, kesulitan menghaluskan jalan hidup dan kegagalan menguatkan hidup penuh senyuman [inner peace].  Kesadaran spiritual kita menolong "being" kita mengatasi semua gejolak, persoalan dan problem diri.
Meditasi,  dilakukan dengan kebenaran universal, untuk semua manusia, plural [agama, ras, suku dan golongan]. Meditasi, tidak membuat orang menjadi atheis, agnostik atau pindah agama, tidak perlu.

Meditasi,  bukan mengagamakan spiritual dan menspiritualkan benda-benda. Meditasi bukan pemujaan terhadap roh-roh para dewa atau mistis klenik dan bukan perdukunan. Ia proses rohaniah biasa. 



8.   Serving & loving
Meditasi,  menyayangi mahluk lain, tidak menyakiti dan tidak menambah penderitaan. Meditasi, mendamaikan diri kita dengan Tuhan dan merasakan damai sejati. Meditasi, melakukan yang baik [doing good things for others], menghindari yang jahat, melayani sesama dengan belas kasih [kindness, loving, serving, compassion, clarity, insight, lighting the way, peace].
Meditasi, dapat membersihkan diri dari kotoran pikiran, perkataan dan perbuatan, menggabungkan kebaikan dengan keheningan/relaksasi spiritual [contoh: ketidakpopuleran, nama baik, penghormatan, pengakuan, harga diri, jabatan dst].
Meditasi, jalan pencerahan diri, jalan spiritualitas dalam tindakan nyata, melengkapi diam dengan tindakan baik. Meditasi, jalan purifikasi, pemurnian jiwa dan tubuh.  Kedamaian tidak pernah meninggalkan wadah yang bersih, teruslah membersihkan diri.
Meditasi,  merawat energi baik kehidupan untuk kebahagiaan dan kesembuhan [self healing].
Sebaliknya,  meditasi,  sama sekali  "bukan" untuk terbang melayang, menjadi sakti dan angker dan juga bukan untuk berbuat jahat atau berniat jahat.




9.   Bagaimana [how to] bermeditasi?

Meditasi bisa dilakukan dengan banyak cara/teknik/metode, ada yang nyaman dengan mata terbuka, setengah terbuka, mata tertutup, sambil duduk, sambil berjalan, sambil berdiri, sambil tiduran dan sambil bekerja dalam keseharian [no-motion meditaion & motion meditation].  Bergantung aliran/ guru yang kita ikuti atau selera kita saja.  Tak memakai ilmu matematika untuk memilih jenis meditasi gerak atau meditasi diam.  Hindari tergantung hanya dengan satu aliran/ metode, bukalah wawasan [open mind] dengan berbagai metode dan pakai yang paling cocok buat diri kita. Cara adalah cara, bukan tujuan.

Memperhatikan dahi, ujung hidung, nafas masuk - nafas keluar, gerak perut, lilin, merasakan seluruh tubuh, mengaktifkan indera,  dst adalah sarana, "bukan" tujuan meditasi.  Bagi pemula [learner], ia membantu  untuk stay focussed.  Bagi praktisi meditasi yang terlatih, meditasi begitu spontan, alamiah dan langsung, tanpa alat bantu, tanpa harus ini - harus itu lagi. Ia alami saja. 

Jangan pernah ikut-ikutan trend/ mode/ gaya saja atau terperangkap dalam konsep-konsep. Terpaku pada konsep harus ini - harus itu, membuat meditasi menjadi menegangkan, kaku dan dibuat-buat.  Akhirnya, meditasi menjadi hal yang menegangkan dan menakutkan, lalu frustrasi. Hindarilah dalam jebakan konsep-konsep. Lakukan meditasi menurut pengalaman Anda sendiri, itu yang lebih otentik, original. Sharing orang lain, teman, guru, buku/ majalah atau blog ini, hanya sebagai cermin. Anda tak perlu terus-terusan berdandan di depan cermin, nanti Anda lupa pada apa tujuan berdandan, bukan?    

Lakukan meditasi dengan cinta, penjiwaan sepenuhnya dan kelembutan.   

Meditasi adalah kegiatan alami dalam keseharian, jika meditasi sudah  "menyatu" dengan diri kita.  Meditasi bukan ritual yang harus dilakukan di suatu tempat "tertentu," misalnya di teras rumah, di halaman rumah, di gunung, di pantai atau di vihara baru afdol.

Ia juga tidak menuntut harus di suatu waktu "tertentu,"  misalnya harus di malam hari atau di bulan purnama atau di waktu subuh.   Meditasi itu alamiah, bukan dibuat atau diritualkan seperti agama.  Kita juga dapat melakukan "guided" meditation secara on-line atau via video/ CD dari guru kita. Itu semua hanya tools/ alat yang membantu/ meningkatkan kualitas meditasi kita. Tanpa itu, meditasi kita juga akan baik-baik saja. 


Meditasi, umumnya dilakukan dengan duduk "tegak" bersila yang lembut, berjalan yang lembut, bekerja yang lembut [mindfullness]. Kunci utamanya adalah cari posisi yang paling nyaman. Guru lain menyarankan posisi full lotus atau half lotus. Tidak masalah sama sekali, asalkan kaki tidak kesakitan, semutan dan pegel. Jika mulai tidak nyaman dan sakit, ganti posisi yang paling nyaman. Sama juga dengan posisi tangan, yang paling relaxing [nyaman] saja. 

Meditasi  biasa digabungkan dengan latihan yoga [mind, body, soul] atau meditasi yoga.  Manfaat meditasi yoga a.l. mengurangi stres dan kecemasan.  Saat stres dan cemas, nafas  menjadi pendek dan denyut jantung kian cepat.  Pengaturan nafas panjang memberikan efek menenangkan karena melambatkan denyut jantung dan nafas, serta mengurangi produksi hormon pemicu stres.  Meditasi yoga menyehatkan, karena meningkatkan hormon-hormon penunjang kesehatan seperti melatonin.  Meditasi yoga yang rutin membuat pikiran lebih positif.  Meditasi yoga membuat otak berada pada gelombang Gamma, yang hanya dikeluarkan otak ketika seseorang sedang sangat senang atau merasakan emosi positif lainnya. 
Meditasi itu menjadi  "berkat" bagi sesama di tempat kita masing-masing, tak harus berkumpul beramai-ramai, baru dikatakan bermeditasi. Meditasi adalah kegiatan personal.  



10.   Kapan waktu meditasi?
Meditasi dilakukan setiap hari dari sejak bangun tidur sampai tidur kembali [awake to bed], setiap saat, kapan saja [24 jam sehari],  dimana saja dan dalam keadaan apa saja.  Semua waktu adalah baik.  Biasakan bermeditasi secara rutin untuk membangun kebiasaan damai dan tenang dalam hidup.  Lakukan meditasi 15-20 menit setiap hari dari pada berjam-jam tapi hanya 1x seminggu atau 1x sebulan [short moments repeated many times better than long moments done only once]. Ada guru yang mengajarkan 2x sehari, pagi bangun tidur dan malam sebelum tidur, seperti jadwal doa 2 kali sehari.  Kebebasan kitalah yang memilih mana yang paling cocok dengan waktu kita masing-masing. Jika Anda dapat membiasakan meditasi tenang setiap hari, akan jauh lebih baik.


 

11.   Dilatih bertahap
Kita hidup setiap hari, setiap jam, setiap menit dan setiap detik. Kita mandi setiap hari, meski kotor lagi. Kita membersihkan kloset kita setiap hari, meski akan kotor lagi. Kita membuang sisa rambut di saluran air kamar mandi, meski kita tahu akan ada rambut-rambut lagi disitu.  Kita makan dan minum setiap hari. Kita juga detoks setiap hari. Basis kehidupan ini berjalan "harian," itulah mengapa semua aktifitas dikelola secara harian.  Harian adalah unit terkecil dari waktu kehidupan yang bisa diukur secara universal. Jika Anda setuju dengan basis mingguan atau bulanan, silahkan.
 
Meditasi adalah perjalanan tanpa batas setiap hari.  Ia seperti sungai bertemu lautan setiap hari, lautan bertemu lautan lebih luas setiap saat.  Biologi dan psikologi tubuh bekerja secara harian pula.  

Hampir segala hal dalam hidup, berlangsung sedikit demi sedikit [gradual flow].  Menjadi gemuk adalah proses harian, tidak dalam sekejap.  Begitu juga menjadi lean, langsing, slim, butuh melewati proses latihan dan disiplin.  Menjadi  sakit adalah proses harian sedikit demi sedikit.  Menjadi sukses adalah proses ketekunan dan determinasi setiap hari.   Menjadi tenang dan damai adalah proses panjang yang bertahap, bukan membalikkan tangan, bimsalabim. Tidak relevan memakai rumus magic, lampu aladin, untuk semua proses kehidupan.  Cara kerja Tuhanpun demikian. Bertahap, pelan, tak terasa, teratur, namun pasti menuju ke satu titik. Titiknya Tuhan, atau mungkin tak ada titik sama sekali di planet ini.

Sama dengan meditasi, iapun dilatih setahap demi setahap, perlahan dan mendalam, terus mendalam. 
Teruslah berlatih dalam perjalanan panjang meditasi setiap hari [habituation creates perfection].   Lakukan "istirahat" setiap hari pada apa saja yang sedang terjadi saat ini, baik atau buruk. Beristirahatlah dan biarkan semua berlalu dengan sendirinya. Biarkan rasa senang berlalu, begitu pula kesedihan dan ratapan [all will pass].  Ia seperti berhenti minum atau makan atau tidur, setelah seharian bekerja.  Dari sisi waktu, memulai meditasi cukup dengan 5 menit, 15 menit dan maju terus sampai 1/2 atau maksimal 1 jam.  Mengapa ada maksimalnya?  Tubuh akan lelah dalam posisi diam yang lama.  Kita tidak boleh terus-terusan makan atau minum, over-nourished, berbahaya bagi keseimbangan tubuh.   Istirahatkan meditasi Anda,  lakukan jalan berkeliling yang lembut, lakukan yoga atau mendengarkan music relaksasi/ meditasi,  lalu dapat mulai lagi.  


12.   Dengan alat bantu apa?
Meditasi tenang adalah meditasi alami sehari-hari. Ia dilakukan tanpa lilin, tanpa music dan tanpa aroma, hanya sendiri bersama alam, diri sendiri dan Tuhan pemilik hidup, close to nature, close to ourselves, close to God.   Sederhanakan segala konsep-konsep yang berat, buatlah ringan dan simple.  Cukup gunakan mat, tikar, kursi, lantai atau rerumputan. Jika sakit, gunakan kursi atau tempat tidur.  Jika sedang travelling, gunakan kursi kendaraan, kursi kereta atau kursi pesawat dengan posisi duduk diam.  Hindarilah bergantung dengan alat-alat bantu di luar tubuh kita.  Jikapun  terpaksa membutuhkan sarana penunjang, gunakanlah yang paling minimal.  Pandanglah dan rasakan ketenangan rerumputan, bunga-bunga, kupu-kupu, danau, pohon-pohon sekitar, pantai juga langit di halaman rumah atau di taman.  Mereka semua adalah music dan lilin alami yang agung.  Guru lain mengatakan mereka adalah guru kita, guru alam.  

Guru yang terbaik adalah guru yang diam.

13.  Haruskah dengan guru?
Meditasi,  dilakukan bersama guru/ instruktur diawal saja, diteruskan sendiri, bertumbuh sendiri untuk menjadi semakin sempurna mendekati kesempurnaan Tuhan Yang Maha Agung.  Pada dasarnya, meditasi tidak membuat kita pensiun dari tugas hidup.  Kita tetap bisa melakukan tugas panggilan pekerjaan  masing-masing, jangan berhenti, jangan lari.  Justru jadilah cahaya kedamaian dan kebahagiaan bagi kehidupan,  dimanapun kita ditempatkan [menerangi kegelapan dengan menjadi lilin-lilin kecil dan langkah-langkah kecil] seperti teladan guru kita.


14.  Apakah sensasi itu normal?

Pada saat kita sudah di titik meditasi atau titik tenang, proses "baik" [detoks, release, healing] akan otomatis bekerja.  Sensasi hanya sebagai akibat dari proses baik itu. Apa saja sensasi yang sangat normal itu? Jangan pernah distract / terganggu dengan memikirkan sensasi seperti: badan merasa melayang, merasa mengecil/ dense, tubuh merasa membesar [feelings of expansion], merasa mual, panas, pusing, disorientasi, menangis, geli/ lucu, sakit kepala, sakit di persendian dst. Lanjutkan fokus ke meditasi, teruskan doa-doa, pujian dan ucapan syukur. Itu sensasi normal-normal saja, kecuali  sakit kepada yang berat. Segera berhentilah dan jika gejala menetap, segera relaksasi "dead-body pose" 10-15 menit dan jika masih sakit kepala,  segera periksa ke dokter Anda.   Mungkin Anda memiliki satu penyakit tersembunyi yang belum diungkapkan/ terungkap atau dalam proses medikasi oleh dokter. 
Jika orang mengatakan meditasi bisa kesurupan, itu bukan sensasi meditasi, tapi kelainan spiritual.  Segera selesaikan bukan dengan meditasi,  melainkan mencari pertolongan spiritual dari guru agama, pendeta atau ustadz sesuai kepercayaan masing-masing. Ingat, meditasi tidak membuat kita kesurupan roh lain. 

Biarkan meditasi tenang Anda, menjadi sebuah pengalaman unik yang "khas" Anda sendiri. Jadikan pengalaman berharga itu membentuk kesempurnaan Anda.  

Dengan meditasi tenang setiap hari, perjalanan Anda menjadi tak terbatas dan luar biasa. 

Berjalanlah dalam perjalanan meditasi tenang Anda dan berbagilah dengan sesama, seperti guru kita.

Love & peace be with your life,

Silahkan visit juga ke : https://chopra.com/ccl-meditation/resources.html
Silahkan visit juga ke : http://gedeprama.blogdetik.com/2012/01/13/meditasi-kesembuhan-kedamaian-keheningan/
Silahkan visit juga ke: http://www.the-guided-meditation-site.com/meditation-q-a-with-brad-austen.html
Silahkan visit juga ke : http://tmindonesia.org/index.php?option=com_content&view=article&id=62&Itemid=92

Malang, Sidoarjo, Surabaya, Depok.  
meditasi.tenang@gmail.com
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar