Sungguh yoga melambat [yin yoga] itu menenangkan, mendamaikan dan menentramkan pikiran dan batin.
Yoga yang dijiwai. Yoga yang dinikmati. Yoga yang dapat dirasakan. Yoga halus, lembut, harmonis dan selaras. Yoga untuk relaksasi. Yoga untuk bersantai. Yoga untuk makna. Karena tidak perlu buru-buru, tidak dikejar target tertentu, tidak takut sakit otot, akibatnya yoga lalu menyenangkan dan mengasyikkan jiwa kita. Tak ada yang dikejar dan tak ada yang mengejar. Kita tak menetapkan target. Kita benar-benar merasakan tubuh kita dan sensasi yang dialaminya ketika berlatih. Yoga melambat menjadi berbeda dengan yoga pada umumnya yang ramai dilakukan banyak orang. Yin yoga ini, dengan free-stylenya, cocok untuk olah raga keluarga, kegiatan personal & couple, event korporasi, kelas private dan small gathering. Paling bagus diadakan outdoor, bersahabat dengan alam. Jika punya teras yang luas atau taman belakang rumah, amat bagus. Karena yoga bukan ritual agama, tak mengenal jam atau waktu tertentu. Dari sisi waktu, yoga cocok 24 jam, bahkan 7 days a week. Meditasi juga sama. Tak ada batasan waktu yang rigid, menurut tradisi A atau B. Beberapa orang beryoga saat subuh, habis magrib dan pada malam hari. Semua baik.
Satu pose dilakukan berulang dan dinikmati penuh. Tergantung kemampuan masing-masing, jangan dipaksakan, jangan ditargetkan, jika kuat bisa sampai 9 kali. Sekali gerakan / pose ditahan agak lama, jika kuat sampai 9-25 hitungan nafas. Kuncinya dua, melambat dan jangan memaksakan tubuh. Stretching dan twisting sesuai kemampuan kelenturan saja. Jika ingin menambahkan "deep-stretching," tubuh harus diatur agar posenya benar-benar relaxing, tidak kaku dan menegang. Otot dilenturkan, pikiran ditenangkan, nafas dilambatkan, akan tercipta efek relaksasi penuh.
Jika meditasi disisipkan diantara pose, untuk merasakan efek langsung dari pose, diatur dengan teknik sama. Meditasi yang melambat, lebih lama dan lebih stabil. Fase ini butuh proses, butuh berlatih panjang. Sehingga pikiran tidak buyar dan mulai dari awal. Posisi meditasi dapat half-lotus atau full-lotus, kedua kaki disilangkan. Namun, pilih posisi kaki dan duduk yang paling nyaman. Sekali lagi jangan memaksakan/ menargetkan posisi tertentu. Karena target adalah lawan dari ketenangan.
Fokusnya dua, memperhatikan dan merasakan. Apa yang diperhatikan dan dirasakan?
Ada dua, gerakan melambat dan nafas melambat. Kriteria lambat, kita yang menentukan dan yang merasakan. Setiap individu berbeda-beda. Semakin terlatih [master], semakin lambat. Bergerak melambat, berbicara melambat, bukan berarti respons lambat. Bernafas dalam melambat [dirasakan dan dinikmati], bukan berarti harus sampai tersengal-sengal dan kehabisan nafas.
Kedua aktifitas melambat ini merangsang sistem saraf tepi parasimpatis. Sistem saraf parasimpatis membuat organ tubuh bekerja melambat secara otonom [tak sadar]. Akibatnya semua organ tubuh menjadi benar-benar relaks sempurna, still, diam, hening. Hasilnya, detak jantung melambat, tekanan darah menurun, begitu pula level hormon stress.
Efek relaksasi tercipta dengan sendirinya, karena syaraf vagus dirangsang untuk bekerja lebih [tergolong syaraf parasimpatis], lewat gerakan ritmis melambat dari diagfragma saat bernafas dalam.
Efek menenangkan tercipta kerena detak jantung melambat dan tekanan darah menurun yang memberikan rasa damai penuh [peace of mind].
Relaksasi dan tenang, keduanya sangat ajaib dapat mengantarkan kita pasrah dan berserah sempurna [penuh] kepada Tuhan Yang Maha Agung. Sesuai iman kepercayaan masing-masing, lakukanlah doa rutin dengan sikap berserah sempurna [total surrender]. Sehingga efek yoga melambat, menenangkan, akan jauh lebih efektif [terasa], setelah latihan. Jangan berhenti dari latihan. Teruskan sendiri di rumah.
Yoga melambat, menenangkan, sebaiknya dilakukan setiap hari, setiap saat. Kenapa? Untuk menetralisir ketegangan, ketakutan, kekhawatiran, kecemasan yang kita alami setiap saat pula. Inilah efek "balancing" hidup yang praktis. Praktekkanlah. Mulailah dengan perlahan dan akhiri dengan perlahan pula.
Rasakan bedanya.
Alone with the comfort of silence, is freedom and peace of mind, Bradley B. Dalina
Love & peace.
Hasilnya, detak jantung melambat, tekanan darah menurun, begitu pula
level hormon stres. - See more at:
http://www.sehatuntuksemua.com/artikel/gaya-hidup-sehat/yoga#sthash.HbdRIk3L.dpuf
Hasilnya, detak jantung melambat, tekanan darah menurun, begitu pula
level hormon stres. - See more at:
http://www.sehatuntuksemua.com/artikel/gaya-hidup-sehat/yoga#sthash.HbdRIk3L.dpuf


Tidak ada komentar:
Posting Komentar